Jejak Pertama 2019 dan Kuala Lumpur

6:29:00 AM

Setelah hampir 2 bulan bersama 2019, masi anget-angetnya nih atau udah basi ?. Jadi akhir tahun 2018 bulan december yang penuh dengan kedilema-an perkara perkerjaan akhirnya berlalu dengan keputusan besar pula. Memutuskan menjadi seorang resigner muehehe. walaupun sebenarnya sudah punya pekerjaan baru tapi saya sempat menjalani profesi sebagai resigner selama 11 hari. Mengisi waktu 11 hari sebagai resigner a.k.a pengangguran akhirnya saya punya serentetan wacana, salah satunya adalah travelling, yang terpikirkan di kepala adalah Kuala Lumpur, Sempat bingung mau pergi sama siapa dan terpikir buat solo travelling aja. hahaha tapi finally dapat temen trip sebut saja namanya Ade (ms.) walau kami berteman dari kecil ini adalah trip pertama kami bersama , cieeee 

dengan latar belakang plan and issue yang sama maka akhirnya kami memutuskan untuk ngetrip bareng. Soal persiapan bisa dibilang ini kali pertamanya saya prepare dengan sungguh-sungguh karena biasanya lets go  and decide on the spot , ya gitu lah kira-kira bahasanya . Mulai dari Itinerary, budget, obat-obatan sampai jas hujan plastik hahah kalau bukan karena disaranin Ade saya ga akan bawa jas hujan guys. wkwk, singkat cerita akhirnya saya lebih ikut ke itinerarynya Ade karena doi udah prepare sementara saya saat itu masih sibuk dengan rentetan project dan pending case yang harus saya clearkan sebelum resign,

first trip together ceritanya

Singapore - Johor - Kuala Lumpur  
itulah rute yang kami ambil di tanggal 29 December 2018. Schedule first ferry yang sangat membebani itu akhirnya menjadi pilihan. Ba'da (setelah) Subuh saya udah harus berangkat ke pelabuhan dan antre imigrasi (sudah check in di H-1), Weekend dan akhir tahun adalah keadaan yang sudah pasti adalah peak season. But yah, It's Ok, I can do it. Saya dan Ade sendiri berangkat dari pelabuhan yang berbeda dan baru bertemu di Harbour Front Singapore kisaran jam 9 waktu singapore atau jam 8 pagi WIB. 

Chinese Garden di Pagi Hari.
Mengikuti itinerary pertama, akhinya kami tidak berlama-lama di HB front karena kami memang sangat menganut faham iritisme waktu *halah, kaki-kaki kami pun bergegas melangkah menuju chinese garden menggunakan transport andalan (MRT), Well as I told before, 29 December 2018 = Weekend dan situasi pagi hari , Sebuah taman yang asri dipenuhi dengan warga local singapore yang sedang melakukan olah raga pagi baik jogging, bersepeda, bermain baseball, ataupun jalan santai menikmati udara segar pagi hari, then what happen with us ? kami tercyduk pagi hari weekend datang ke taman dengan pakaian yang sungguh hype juga rapih membawa koper, ya udah pastilah semua mata menatap kami heran. tapi yasudah yang penting kami ikut itinerary kan wkwkwk. Satu jam lamanya kami menelusuri taman dan beristirahat sejenak di pinggir danau sekitar twin pagoda yang menjadi salah satu spot hits bagi kalangan turis singapore.

twin pagoda 


cape guys geret2 koper di taman

Perubahan Itinerary
Time flies people change, apalagi itinerary dalam solo trip yakan ? tanpa jasa tour, besar kemungkinan akan terjadi perubahan itinerary dalam rangkaian trip, yang tadinya kami masih ada list untuk ke fort channing dan Chinatown akhirnya berhasil kami take out alias engga jadi. 

Orchard Road yang tak pernah luput dari list kunjungan
Saya selalu mampir ke Orchard Road tiap kali berkunjung ke singapore, padahal belanja barang branded di Orchard sekali saja saya tak mampu , eh belum mampu,semoga nanti mampu , aamiin. Demi ice cream 1$ yang sudah berubah harga menjadi 1.2$ aja sebenarnya yang juga sebenarnya ga cuma ada di orchard tapi yasudahlah nikmati saja kelezatannya wkwk, duduk di pinggiran jalan sambil menghabiskan ice cream 1.2$ kamipun kedatangan ya istilahnya kalau di kita SPG atau sales yang nawarin program shopping melalui web mereka (eh gausa di ceritain lah panjang) hahahha

orchard road favorite saya
Terkesima dengan Library@Orchard
detail tentang Library@Orchard sudah saya post ya disini. So, tujuan utama kami ke library ini adalah memenuhi rasa penasaran sekalian numpang charge HP dan Power Bank mengingat perjalanan kami ke KL masih sangat panjang. Terkesima dan menabiskan kurang lebih 1.5 Jam hanya untuk keliling dan duduk santai.

Bugis , Arab Street dan Masjid Sultan adalah kewajiban 
Selain daripada Orchard Road , daerah bugis adalah destinasi wajib bagi saya saat ke Singapore , hari itu siang menjelang sore kami pun menuju kesana, Sholat dan Makan adalah hal yang dapat dilakukan di Bugis, Arab Street dan Masjid Sultan. Terminal bus, yap di bugis ternyata ada terminal bus antar negara , wihii, ga jauh-jauh lagi akhirnya kami membeli tiket bus menuju Johor dari Bugis,
hanya dengan 3.5$ saja kita sudah bisa pindah negara, saat itu kami pilih bus Causeway Link yang ciri-cirinya berwarna kuning. Kami bertolak dari Bugis menuju Woodland sekitar jam 8 malam waktu singapore untuk cap paspor keluar dari Singapore.

sore hari yang udah lelah ahahah
Gonta ganti bus dan keluar masuk negara
Sesampainya kami di woodland tidak terlalu ramai antrian dan kamipun menyelesaikan urusan keimigrasian singapore yang menyatakan bahwa kami sudah keluar dari negara mereka, ganti bus menggunaan pegangan tiket sebelumnya (jadi walaupun ganti bus kita tidak beli tiket lagi ya guys, jadi 3.5$ itu udah bisa di pake sampai Larkin terminal, Johor),  Menuju Checkpoint kami kembali harus berurusan dengan imigrasi yang akan menyatakan kami resmi memasuki area negara Malaysia, mungkin karena malam hari sehingga tidak ada antrian. semuanya lancar tanpa kendala, sekali lagi kami harus ganti bus dan menunggu bus menuju Larkin terminal, Kami sampai di Larkin terminal kisaran jam 10 Malam waktu Malaysia. sementara schedule tiket bus kami yang sudah di prepare dan beli di Easybook yaitu jam 11.59 malam waktu malaysia, kami masih punya waktu sekitar 2 jam sebelum berangkat dan akhirnya kami makan lagi hahaha.

off to johor from singapore 
jadi kalau belum beli tiket bisa beli pake mesin ini di larkin terminal, kami udah beli di easybook sih jadi ga pake mesin ini
sekuat apapun kita, kalau lagi bepergian jauh usahakan bawa obat-obatan yang standard ya guys , soalnya berguna banget 

Off to KL rute midnight 11.59 PM , Tempat tidur pertama di perjalanan ini
Rute Midnight cara hemat biaya penginapan
Beginilah cara kami mensiasati budget yang minim untuk trip 5 hari di negara orang. Harga tiket bus Johor-KL midnight yaitu kurleb 130K IDR. Alhamdulillah bus kami berangkat on time dan kami bergerak menuju KL malam hingga dini hari, perkiraan akan sampai KL sekitar pukul 5 dini hari waktu malaysia pun meleset karena selama perjalanan saya tidur , saya terbangun karena merasa bus berhenti yang rupanya adalah sudah sampai hahahahaha. lirik jam masih jam 4 dini hari artinya adalah jam 3 dini hari WIB, OMG masi pagi banget udah sampai TBS, no choice akhirnya kamipun harus turun dari bus dan menelusuri TBS untuk mencari charge corner yang ternyata tidak ada , akhirnya kami bertanya kepada kantor polisi hahaha, ini serius, dan polisi tersebut menjelaskan bahwa kami harus ke pasar raya (mini market) KK (masih di gedung TBS) yang menyediakan charge corner, sampai di toko KK ternyata charge corner sudah full diisi orang, karena tidak ada pilihan akhirnya kami mengantri sambil gantian ke toilet buat bersih-bersih dan sholat subuh, karena kami akan melanjutkan perjlanan akhirnya kami mengganti baju selayaknya orang yang sudah mandi (siapa juga yang tahu yakan? selain yang baca postingan ini muahaha), setelah semuanya Seattle (sarapan, phone & power bank energy) kami bergegas meninggalkan TBS dan mencari jalan menuju KL central.

itu di pojok kanan yang ada kursi-kursi adalah charge corner
hari pertama di KL dengan sunrise yang cantik
KL Central, KLCC dan Teman baru
Nah, sebenarnya hari pertama di KL ini kami punya itinerary ke Genting Highland, Jadi dari TBS kami cari rute untuk ke KL central yang katanya rute perjalanan ke genting bisa dimulai dari sana, well sampai ke KL central menggunakan LRT kita langsunge bergegas ke counter ticket Go Genting yang berada di lantai 2. sesampainya disana hanya tersisa untuk keberangkatan 10.15 dan pulang di jam 4.30 sore , akhirnya kami mikir-mikir untuk beli ticket pulang dan membeli ticket keberangkatan dulu, diwaktu itu kami bertemu dengan gerombolan kakak-kakak kece dari bogor yang akhirnya kami janjian pergi bareng ke genting nya . masih ada waktu nih sekitar 1 jam dan kami ikut kakak-kakak tersebut ke KLCC buat foto-foto aja katanya. sampai di KLCC beneran cm foto-foto terus balik lagi ke KL central wkwkwk. sampai di KL central akhirnya kami berubah pikiran dan langsung beli tiket kepulangan dari genting karena gonjang ganjingnya peak season bakalan crowded dan naik grab mahal gilak setelah di cek, akhirnya dapat tiket pulangnya di jam 5.30 dong guys wkwkkww, secepat itu sold nya . apa boleh buat kami akan seharian main di genting , untuk rincian biayanya sendiri tiket satu kalai perjalanan ke genting dari KL central itu 11.9 RM (Bus+Sky Way), jadi kalau PP tinggal di kaliin 2 aja.

nah jadi kalau mau ke genting cari couter tiket ini ya di KL central

ga ke tempat iconic katanya ga afdhol. padahal cuma mau foto ini doang hahaha
soalnya kalau kitanya in frame ya gitu banyak figuran-nya . dan menaranya kepotong guys 
teman baru kami dari bogor hehehhe
Genting Highland, Shopping dan Drama Ketinggalan Bus
Cihuuuy, bertolak ke genting dengan bus selama satu jam ternyata lumayan bikin geliyengan karena kondisi badan yang emg udah lelah belum nemu tempat istirahat juga mendaki ketinggian dan busnya belok melingker-lingker, setelah sampai kami harus mencari tempat penitipan barang bawaan karena kami males ribet naik skyway bawa koper, Alhamdulillah nemu jadi per item kita bayar 3.5 RM untuk penitipan per 1x 24 jam. Setelah berhasil menitipkan koper kami segera meluncur ke antrian skyway yang bener-bener mengular setelah kisaran 30 menit hanyut dalam antrian akhirnya kami sampai ke barisan paling depan dan menaiki skyway, mampir sebentar di tengah perjalanan ke chin swee caves temple untuk melihat-lihat keindahan alam serta menyaksikan awan yang melintas di depan mata, jadi ini sepertinya negeri diatas awannya malaysia.

suasananya enak banget cerah tapi adem mana banyak awan lewat2

sebenarnya sih panas terik tapi adem gitu

jiahhh .

Setelah puas keliling temple dan foto-foto *teteup yah*, kami melanjutkan perjalanan dengan skyway kembali menuju skyAvenue mall yang bisa dibilang surganya wahana permainan, kalau bawa anak kecil bakalan girang banget. Jadwal bus kami untuk pulang masih lama akhirnya kami santai-santai bae, keliling mall, makan di subway, berburu diskonan vinci lalu lesehan di charge corner sampe ga sadar sudah jam 4.45, ini masi santai karena mikirnya ya masih 45 menit lagi buat turun ke bawah. Kami dengan enjoy nya ngelupain antrian skyway yang mengular itu hiks. alhasil pas sampai antrian panik . gila sih ini bisa sampe 30 menit lagi blm naik skyway 18 menit baru sampe bawah, maka terjadilah drama dalam perjalanan ini. Ketinggalan BUS

masi sempet OOTD guys, padahal 45 menit lagi waktu tersisa buat ngantri dan ngejar bus pulang
setelah 30 menitan ngantri akhirnya naik cable car, ini muka pasrah kami yg udah ketinggalan bus *hahahah
tapi apapun yg terjadi yaudah nikmatin aja , jalan-jalan jangan panik harus santai
Dalam keadaan harap-harap cemas kami bertanya ke petugas disana bagaimana dan apa yang harus kami lakukan, jawabnnya hanya , yaudah tunggu aja siapa tau nanti bus berikutnya ada yang ketinggalan lagi, kalian bisa isi bangku mereka karena tiket ke KL central kalaupun mau beli yang baru sudah habis terjual sampe kepulangan paling malam jam 10.
dengan sabarnya kami menunggu satu jam untuk jadwal bus berikutnya dan akhirnya kami tidak dapat tempat. coba cek harga grab menuju KL central lumayan sampe ke angka 200-300 RM *autosedih, tapi saya typical orang yang sangat percaya tentang dibalik kesusahan akan ada kemudahan, well Alhamdulillah kami ketemu orang baik banget yang saya lupa nanya namanya. jadi dia juga adalah orang yang ketinggalan bus dan ngajakin naik taxi tapi share cost, awalnya bagi rata dan kami harus bayar masing-masing 30 RM, karena kami agak pelit sebab backpacker wkkwwk, akhirnya kami menolak dan memutuskan untuk tetap menunggu bus berikut-berikutnya, waktu berjalan dan hari semakin malam, kami sama sekali belum ketemu tempat istirahat 2 hari hidup diperjalanan membuat energi kami semakin tipis. Setelah meninggalkan kami kisaran 15 menit si orang baik banget tadi balik lagi dan menawarkan kami untuk bayar 20RM saja biar kekurangannya dia yang tanggung, katanya kita saling tolong-menolong aja karena kalau dia naik taxi berdua suaminya saja bisa sampai 200RM muehehhehe, baiklah akhirnya kami meutuskan untuk ikut .

ini foto yang saya ambil saat udah kelelahan di taxi , dan saya lupa foto sama orang baik banget
balik lagi di perjlanan melingker-lingker tadi dan akhirnya kami semua pusing , sampai ada yang muntah-muntah di mobil sanking pusingnya. perjalanan kisaran 1 jam kami lewati dengan keadaan pusing dan sangat lapar, Setelah sampai kami harus berpisah dengan si orang baik banget tadi kami auto terharu dengan semua kebaikannya karena masa diajak makan lagi tapi kami menolak karena ya ga enak banyak ngerepotin wkwk. Kami masih harus order grab untuk menuju tempat kami menumpang nginap pun masi di tungguin dengan mereka si orang baik banget. waktu dadah dadah di mobil sedih saya tu lihat mereka.

Rumah bang Miji di luar Horor di dalam Hello kitty 
Selama di KL saya ikut numpang nginep di rumah bang Miji (sepupunya Ade) di daerah damansara. untuk menuju kesana memang tidak ada angkutan umum seperti bus atau MRT sehingga kami harus naik grab kisaran 16RM dari station MRT Mutiara Damansara. begitu sampai ke komplek apartmentnya kami agak horror karena gelap dan serem di luar-luarnya, dengan was was kami masih sambil nelp bang miji untuk sampai ke unit nya. akhirnya tak lama kami bertemu dengan bang miji dan rumahnya. begitu masuk Alhamdulillah bersih dan rapi banget nyaman kaya hotel hahahaha, Lega banget sih ketemu tempat istirahat yang nyaman, nah bang miji adalah orang baik banget versi baru dalam perjalanan ini karena kami numpang gratis dirumahnya hehehhe. begitu sampai kami di tanya udah makan atau belum tadinya mau jaim tapi perut gabisa diboongin lagi akhirnya dengan jelasnya kami bilang belum wkwkwkw. Setelah makanan orderan datang kami makan,cuci piring, lalu tidur.

Hari Kedua di KL,

Batu Caves & Eek Merpati
Pagi hari kami sudah pamitan dengan bang Miji untuk pulang tengah malam hari ini karena ingin melihat kembang api di KLCC, namun sebelumnya kami ingin keliling-keliling terlebih dahulu, Tujuan pertama di pagi hari adalah Batu Caves, Biar kaya orang-orang kalau ke KL main ke Batu caves. Bertolak dari rumah Bang Miji menggunkan Grab promo hanya 3RM sampai tujuan dengan grabpay,
tempat ini ternyata tidak luas-luas banget dan saya tidak banyak menikmatinya. 
terlalu rame juga hahaha 
Batu Caves yang india banget sehingga banyak yang jual bunga-bungaan warna warni dan cantik, sayangnya disana panas guys, jadi saya ga terlalu lama-lama disana , setelah menaiki ratusan anak tangga saya turun lagi karena tidak kuat dengan aroma dupa-dupaan di dalam goa nya, hehehe. sampai di bawah gangguin burung merpati lalu saya di Beol-in sama mereka hiks, untung saya bawa tissue basah kemana-mana jadi bisa langsung di bersihin dan baunya ketutup sama wanginnya tissue basah wkwkkww. Hat-hati kalian kalau gangguin mereka berbahaya punya senjata ampuh hahahha.
tembikai ice alias semangka dingin di mixer lalu di kasi sedotan hahahaha
Hari yang panas membuat kami haus dan akirnya beli tembikai ice alias jus semangka 12RM satu buah semangka kami bagi 3 hahaha, gamau rugi hehe. Sudah tidak tahu mau ngapain akhirnya kami bergegas mencari MRT menuju Masjid Jamek, sayangnya tidak ada MRT Rappid KL yang sudah kami beli cardnya jadi kami harus beli tiket satuan kereta KTM komuter, kami pilih gerbong wanita hehhee, tau ga sih akhirnya saya naik Kereta biasa wkwkw norak baget ya, harganya 3.8 RM

Masjid Jamek Penyejuk Hati
Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh akhirnya kami sampai ke station Masjid Jamek, berhubung sudah siang perut minta diisi lagi, yasudah karena lagi masuk angin dan masih capek juga gamau makan yang aneh-aneh , akhirnya kita makan KFC. hahahaha
setelah makan kami mampir ke Masjid jamek karena saya on period jadi yang sholat cuma Ade & Dayat, saya nunggu di halaman masjid, sejauh apapun kita pergi jauh dari rumah dan keluarga kalau ketemu masjid rasanya tenang banget, sambil menunggu ade akhirnya saya menikmati angin dan mengagumi masjid ini sambil lihat-lihat turis yang pakai jubah karena tidak tutup aurat , lucu hehhe kebanyakan pengunjungnya orang korea.

tempat favorite di perjalanan ini emang cuma masjid jamek sih bagi saya
cantik ya ? backgroundnya maksudnya 

mon maap ini muka semua, btw yang di belakang dayat . adek nya ade
Gedung Sultan Abdul Samad, Dataran Merdeka & KL City Gallery
Tak jauh dari masjid jamek kita hanya perlu berlajan kaki ke arah belakang masjid untuk menemukan Gedung Sultan Abdul Samad dan Dataran Merdeka. Area heritage ini bagus banget buat nikmatin suasana kota karena banyak banget turis mondar mandir, gedung ini vintage dan retro sih jadi bagus buat spot foto ala-ala luar negeri hahahaha.

berasa di luar negeri ya guys, *kemudian di sambit combro
Kuala Lumpur sore itu ,  snapshot yang tidak profesional tapi tetap jadi kenangan kan ?

heritage placenya malaysia nih , nomor 2 favorite lah setelah masjid jamek
Dataran merdeka sedang di tutup shingga kami tidak bisa masuk, jadilah kami menelusuri jalan dan menemukan KL City Gallery dimana ada tempat foto yang hits banget suka seliweran di timeline atau hastag KL yaitu tugu I LOVE KL *btw bukan tugu sih wkkwkwwk. Nah untuk foto disana antri guys cuma antriannya rapi dan ada yang jagain jadi aman. tadinya saya ga terlalu pengen tapi karena mau nulis blog ini akhirnya saya ikut antri untuk bagi-bagi informasi .

ikut antre yang rapi *hiraukan rok tutu saya yang sobek karena nyangkut *terlalu kalem anaknya jadi gitu muahahha
gausah di debatkan lah ya batik milik siapa ,
Masjid India dan Phasmina Malaysia
Cari kebutuhan fashion muslim dan muslimah daerah masjid india tempatnya karena kalian bisa dapat harga murah, kalau dikita istilahnya kaya tanah abang tapi ya ga seluas tanah abang juga. disini kalian bisa dapat mukena malaysia atau phasmina/shawl malaysia yang sempat saya buka jastip di Instagram itu. retail phasmina/shawl 10RM kalau beli kodian akan lebih murah.  *ga sempet foto

Malam Tahun Baru KLCC
Sesuai rencana kamipun sudah ada di KLCC dari selepas maghrib dan mencoba mencari spot yang bagus untuk nonton kembang api, setelah muter-muter dan akhirnya hujan turun cukup deras wkwkwkwk, alamat ga jadi nonton kembang api sembari memakai jas hujan bekal kami dari Indo, kami menimbang-nimbang apakah kita akan tetap nunggu kembang api yang belum pasti akan ada atau tidak saat hujan menimbang kembali dengan keadaan tengah malam desak-desakan di MRT station juga dalam gerbong, akan order grab ke damansara saat peak time rasanya akan berat juga akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke damansara di jam 9 malam , bye bye kembang api hahahhahahaahaha. sampai di rumah kami lihat kembang api dari TV wkwkkw

gamau rugi , ttep harus foto walau hujan , yang kiri di fotoin pak police yang kami kira security hhh*sopan bgt emang anaknya
versi malem jauh lebih cakep sih , sebelum kami pulang kerumah kami harus abadikan dulu gagal nonton kembang api ini

Hari Ke 3 di KL

Solo trip, pisah dengan Ade & dipalakin Pengemis
Ade akan menuju Kajang menyambangi kediaman mak wo nya , dan saya sendiri free time jadi ya mau cari ole-ole buat orang rumah sekalian lihat-lihat diskonan H&M dan Vinci, kami berpisah di KL central sebelum berpisah kami memutuskan wifi pocket di bawa oleh ade dan saya beli sim card malaysia,
15 RM dapat 3GB. setelah berpisah saya coba jalan sendiri ke Pavilliun KL dengan MRT disana masih pagi dan banyak toko yang belum buka akhirnya saya masuk ke JD yang lagi sale end of year. tapi ga beli apa-apa wkwkkwwk.
muter-muter dan saya masuk H&M beli satu ITem buat ole-ole lalu masuk Vinci gajadi beli apa-apa kemudian saya lapar dan ahirnya masuk Burger King beli yang ala carte biar hemat hahhaha.

karena solo trip jadi cuma nikmati suasana guys ga banyak foto-foto hehhee
Setelah menuntaskan makan saya balik laki ke Station Masjid Jamek menuju Masjid India untuk beli phasmina titipan teman-teman semua yang ternyata jadi banyak banget, wkkwkw setelah beli Phasmina uang RM saya menipis tdnya mau ambil uang pake ATM saya kira Master Card mah bisa-bisa aja yakan , gataunya gabisaaaaaaa dong di reject. jadilah saya punya sisa uang hanya sedikit habis saya belanjain phasmina titipan sampai ratusan RM.
Akhirnya saya jalan kaki sendiri ke bagian belakang masjid jamek yang ada taman untuk nyantai, duduk sendiri disana sembari main HP tau-tau ada yang ngajak ngobrol singkat cerita itu ternyata adalah pengemis dan nyoba nipu saya, karena saya typical orang yang diam dan selalu berfikir dengan nalar jadi saya coba sugseti diri sendiri dulu biar sadar banget , jangan telena sampe ke hypnotis. jadi si kakek yang malakin saya beralasan belum makan dan minta 5 RM untuk makan , dengan uang saya yang tinggal sedikit saya coba kasi eh minta tambah jadi 10 RM buat beli nasi katanya ga cukup, padahal saya sendiri 4 RM sudah bisa makan nasi dan minum kalau disana, hmm. akhirnya ga saya tambahin dan akhirnya dia pergi dengan janjinya akan ganti jika uang pensiunannya cair.
Saya mulai worry dan cemas takut ada yang macem-macem karena saya sendiri akhirnya saya coba cari tempat aman seperti cafe, ga ketemu dan saya masuk burger king lagi. padahal gapunya banyak uang hahahahha. kesimpulannya kalau temen-temen ke KL disana masih banyak pengemis yang nipu-nipu gitu jadi harus aware.

Malam Terakhir di KL
malam ini malam terakhir bagi kita *sambil nyanyi* ,
setelah menghabiskan uang di Central Market buat beli ole-ole makanan akhirnya kami pulang kerumah bang Miji, kami order grab namun tidak kunjung datang sampai satu jam. ternyata jam 9-10 malam waktu malaysia itu adalah trafik ramai karena jam pulang kerja. setelah satu jam luntang lantung di station MRT mutiara damansara akhirnya kami dapat grab dan bisa pulang, tapi masi harus packing buat pulang ke Batam besok paginya.

menghabiskan hampir 2 jam  di station MRT mutiara damansara untuk nunggu grab yang tak kunjung dapat & datang
Akhirnya pulang
Ini kali pertamanya saya ngetrip tapi rindu banget pulang kerumah, mungkin karena kelamaan kali ya dan udah gapunya uang jadi kangen rumah wkwkkwwk, jam 6 pagi kami sudah menuju ke TBS dengan taxi, sampai ke TBS kami masih sempat sarapan sembelum bertolak langsung ke Singapore dengan perjalanan 5 Jam Bus , 1 jam habis di tempat persinggahan,
menempuh 5 jam perjalanan dengan causeway link menuju jurong east singapore 
just the way to home, rndu banget sama rumah 
kami sampai singapore kisaran jam 3 sore dan dengan keadaan udah ga sanggup naik MRT ke HB Front dari Jurong , akhirnya kami cari bus aja yang sampai HB front biar ga gonta ganti jalur MRT. karena bus lambat jalannya sepertinya kami habiskan 30 menit di jalan sehingga sampai HB fornt sudah cukup sore, kami ga lama-lama lagi karena langsung check in dan beli jajan lagi untuk orng rumah sebab tinggal SGD yg tersisa, kalau RM mah sisa 2 RM saja wkwkkw.
disini saya berpisah lagi dengan ade karena saya ke batam centre dan ade ke sekupang, akhirnya ya turun ke ferry sendirian dengan 2 bag besar yang berjatuhan di jalan sampe di samperin abang-abang ferry , mungkin dia kasihan lihat saya riweh sendiri padahal ferry udah mau berangkat wkwkkwkw.
perjalanan di tutup dengan sunset yang cantik banget dari Singapore, lalu sampai Batam setelah maghrib,

Pelipur Lelah 
The end juga akhirnya 
muhehehhee

Kesimpulan :
Backpacker itu seru, disini kita bisa melatih feeling kita untuk terus positif thinking sama orang tapi tetap waspada kita akan banyak ketemu orang baik yang mau nolong dan ada juga yang minta tolong *in case orang yang nolongin kami di genting dan pengemis yang minta uang. Kalau ngetrip sama temen usahakan jangan baperan, apapun yang terjadi harus dinikmati dan di tanggung bersama.

untuk rute perjalanan :
lebih memilih rute singapore dibanding johor karena saat peak season kita gatau jadwal dan case trafik dari KL , selama perjalanan sih Alhamdulillah lancar. Sementara di johor last ferry itu hanya sampai jam 5an waktu indonesia dan Singapore masih ada Last Ferry sampai jam 10 malam waktu indonesia. Resikonya ya antri imigrasinya double, tapi dari pengalaman saya ini yang paling lama ttep dari batam ke singapore di Harbour Front .

Semoga tulisan ini bermanfaat ya , walupun banyak ceritanya doang haahha.
terima kasih yang sudah sempet baca dan mampir apalagi yang ninggalin jejak ,

with love
Arosmarita







You Might Also Like

5 comments

  1. Wkwkwkwkwk nanti kalo ke batu caves lagi keknya perlu pake baju plastik indomare* buat antisipasi eek burung kak hahahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahahhaa eek burung yang tek terlupakan , ahmpir aja aku pulang kerumah bg miji hanya untuk ganti jilbab ahahhaa

      Delete
  2. JADIKAN AGEN KAMI MENJADI FAVORIT ANDA ,
    AYOO BERGABUNG BERSAMA RIBUAN MEMBER KAMI YANG LAINNYA
    HANYA DI HTTP :// WWW.ARENA-DOMINO.COM
    BONUS ROLLINGAN TERBESAR 0,3 % SETIAP MINGGUNYA .

    ReplyDelete