Ranting Patah

9:15:00 PM

Bahkan ranting patah sekalipun masih dapat tumbuh dengan tunas-tunas barunya. 
source 
seriring berjalannya waktu dan semakin senjanya usia maka seperti itupula kualitas cobaan yang kita hadapi. semakin pelik dan luas. seperti pohon tua dimana rantingnya mudah patah namun hidup ini selalu menuntut kita untuk menjalaninya padahal sejatinya waktu jugalah yang akan menyelesaikan segalanya. pilihannya hanya ada dua perkara. akankah kita hanya menunggu waktu yang berjalan atau kita berjalan menjemput waktu ? menjemput waktu yang lebih baik tentunya. 

Terkadang, ranting memang harus dipatahkan agar berubah menjadi ranting yang lebih segar dari sebelumnya agar daun-daun (kebaikan) tumbuh lebih subur, agar tidak melampaui batas jalan (yang semestinya). begitupula dengan kita, ada hal-hal yang harus kita patahkan , tinggalkan dan lupakan untuk menjemput waktu yang lebih baik, agar kita dapat semakin bijak untuk memilah antara hak dan kewajiban, kabaikan dan keburukan. 

tapi satu hal yang perlu kita ingat dari sebatang ranting yang patah, ia masih tumbuh dengan tunas-tunas barunya selama ia mendapatkan sumber kehidupan dari penciptaNya. karena sesungguhnya keputus-asaan adalah hal yang tidak disukai-Nya.   




You Might Also Like

0 comments